Jumat, 11 Januari 2013

Sekertais



A.      Pengertian Sekertaris

 Kata sekertaris dari bahasa Latin secretum yang berarti rahasia. Kata ini juga dikenal dalam bahasa Belanda secretaries, dan dalam bahasa Inggrisnya secretary. Dari pengertian ini seorang sekertaris dituntun untuk mampu menyimpan rahasia dalam melaksanakan pekerjaanya. Kemudian dalam perkembangannya kata sekertaris menagandung pengertian yang lebih luas.
Istilah ini berasal dari kata Latin secernere, “untuk membedakan” atau “untuk menagtur terpisah,” participle pasif (secretum)yang berarti “yang telah dipisahkan,” dengan konotasi akhirnya sesuatu yang pribadi atau rahasia. Seorang sekertaris itu adalah seseorang, oleh karena itu, mengawasi bisnis rahasia, biasanya untuk individu kuat (seorang raja, paus,dll)
Seorang sekertaris haruslah memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, mandiri, berinisiatif,berkompetensi, dapat dipercaya dalam membantu kelancaran pekerjaan pimpinannya. Sekertaris sebaiknya bukan seorang yes-man, artinya ia hanya menuruti semua kemauan atasannya tanpa memikirkan atau  mempertimbangaknnya, karena itu sekertaris harus berinisiatif, berdaya kreasi sehingga mampu menyarankan ide-ide yang baik. Sudah tentu seorang atasan sebaiknya juga bukan orang yang non-man, yang berarti seorang yang selalu melonak pendapat orang lain. Atasan yang baik dan ideal adalah orang yang bersedia mendengar dan menghargai pendapat bawahannya ataupun sran dari bawahannya.
Sekerttaris harus mampu menjalin kerjasama yang baik dan erat dengan atsannya. Dalam hal ini dituntut kedewasaan berfikir dan bertindak sehingga ia harus dapat bekerja sendiri dan penuh tanggung jawab tanpa perlu pengawasan dari atasannya, juga mampu berinisiatif kerja tanpa selalu menunggu diberi pekerjaan oleh atsannya dan selalu tuntas menyelesaiakn setiap pekerjaannya. Seorang sekertaris tidak hanya mengerjakan salah satu tugas usaha rutin, namun llebih dari pada itu, ia harus meringankan pekerjaan pimpinan, juga memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada relasi yang berhubungan dengan pimpinannya.
Seorang sekertaris dalam melaksanakan tugas sehari-harinya membutuhkan kantor sebagai tempat kegiatan. Didalam kantor itulah diselenggarakan kegiatan proses pengelolaan informasi sejak penerimaan, pengumpulan, pengelolaan, penyimpanan sampai distribusi kepada pihak-pihak yang terkait atau yang membutuhkannya.
Kadang kala kita melihat adanya kekeliruaan presepsi tentang sekertaris, dimana sekertaris dianggap sebagai pemabntu pribadi dari seorang pimpinan, sehingga boleh disuruh apa saja, walaupun adanya ikatan kerjasama yang erat anatra atasan bawahannya. Sekertaris hanya bertugas dan memikul tanggung jawab terbatas pada kegiatan kantor, jadi pada masalah bisnis dan kedinasaan saja. Diluar bukanlah urusan sekertaris.
B.      Jenis-jenis Jabatan Sekertaris

Profesi sekertaris menurut syarat-syarat berpengtahuan, teram[il dan mau bekerja keras. Perlu diketahuai bahwa kedududkan, wewenang dan tangguang jawab seorang sekertaris di suatu perusahaan dapat berbeda dengan perusahaan lainnya. Hal ini disebabkan beberpa faktor yang mempengaruhi :
·           Besar kecilnya perusahaan atau organisasi
·           Sifat perusahaan atau organisasi yang bekerjasama dengan sekertaris
·           Kedudukan orang yang bekerjasama dengan sekertaris
·           Kesediaan pimpinan dalam mendelagasikan tugas dan wewenang kepada sekertaris
·           Kompetensi diri sekertaris serta kesediaanya untuk memikul tanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya
Untuk itulah pengertian sekertaris perlu diperjelas deangan diadakanya pengelompokan sebagai berikut ;
1.       Berdasarkan lruang kingkup tanggung jawab

a.         Sekertaris Organisasi

Sekertaris Organisasi adalah seorang office manager yang memimpin suatu sekertariat dari suatu perusahaan atau institusi pemerintah tertentu. Ia bekerja hanya atas perintah atasanya, tetapi juga memiliki wewenang untuk merencanakan sendiri rencana organisasinya, menyusun struktur dan tata keja organisasi, membuat keputusan, pengarahan, koordinasi, pengendalian. Jadi, sebenarnya ia menjalankan fungsi manajemen yang terdiri dari : planning, organizing, actuating dan controling.

b.         Sekertaris Pimpinan

Sekertaris Pimpinan adalah tangan kanan pimpinan yang bertugas melaksanakan pekerjaan kantor untuk pimpinannya. Sekertaris pimpinan adalah pegawai atau staff dari suatu organisasi atau perusahaan, karena ia diangkat dan digaji oleh organisasi atau perusahaan. Sekertaris bekerja untuk tidak hanya untuk kepentingan pribadi pimpinan, namun  bersifat kedinasaan.
c.          Sekertaris Pribadi

Sekertaris Pribadi adalah seorang yang melaksakan aktifitas kantor untuk membantu kepentingan seseorang tertentu dan bersifat pribadi. Jadi ia bukanlah pegawai atau staff dari organisasi atau perusahaan, tetapi  ia diangkat dan digaji secara perorangan.
2.       Berdasarkan Kemampuan Kerja Dan Pengalaman Kerja

a.       Sekertaris Junior

Yaitu sekertaris yang baru meniti karier sebagai sekertaris. Biasanya belum berpengalaman kerja sehingga ia masih harus banyak belajar dan memerlukan bimbingan. Yang termasuk sekertaris junior ini adalah para mahasiswa yang baru lulus sekolah. Umumnya ditempatkan sebagai asisten sekertaris senior agar dapat belajar darinya. Biasanya hanya diberi tugas-tugas yang bersifat rutin.

b.      Sekertaris Senior
Yaitu sekertaris yang sudah memiliki kemampuan bekerja yang baik, karena berpengalaman kerja. Oleh karena itu ia diharapkan mampu bekerja mandiri, mampu mengatur pekerjaanya sesuai dengan prosedur. Biasanya sekertaris senior telah  memiliki inisiatif dan krativitas dalam menghadapi maslah ataupun situasi yang tidak rutin. Ia dapt ditempatkan sebagai asisten top management yang intensitas fungsi manajerialnya sangat tinggi, lingkup tugas dan tanggung jawab yang luas, serta membutuhkan penangan informasi yang kompleks.
3.       Berdasarkan Spesialisasi Dalam Pekerjaan
Yaitu dimaksud disini adalah sekertaris yang berkosentrasi dalam bidang tertentu, seperti bidang hukum, bidang medis, bidang teknik, bidang akuntansi, dsb.
a.       Sekertaris yang konsentrasi dalam bidang hukum

Yaitu sekertaris yang membantu ahli hukum seperti konsultan hukum, pengacara, notaris dan sebagainya. Ia sendiri bukanlah ahli hukum, tetapi hanya membantu pimpinannya yang ahli hukum dalam melaksanakan tugas kesekertarisannya, misalnya dalam menyusun surat perjanjian, akte memorandum of understanding, surat kontrak dll. Dalam membantu pimpianan melaksanakan tugas dibidang hukum tidak menutup kemungkinan ia adalah seorang sarjana yang mendapat pendidikan kesekertarisan.
b.      Sekertaris yang konsentrasi dalam bidang medis

Yaitu sekertaris yang membantu seorang dokter atau ahli medis, sama halnya ia bukanlah seorang dokter, para medis ataupun ahli medis lainya, tetapi ia mampu melaksanakan tugas sobordinatif dalam bidang medis. Sehingga memudahkan ia berkomunikasi dengan relasi dari pimpinannya. Ada kemungkinan sekertaris medis memiliki latar belakang sebagai para medis yang mempelajari pendidikan kesekertarisan sehingga ia mampu berkarya secara baik sebagai sekertaris bidang medis.
c.       Sekertaris yang berkosentrasi dalam bidang teknik tertentu
Yaitu sekertaris yang membantu seorang insinyur dalam bidang teknik tertentu. Pada umumnya sekertaris jenis ini bukanlah seorang insinyur tetapi ia melaksanakan tugas-tugas kesekrtarisan untuk membantu pimpinannya di bidang teknik tertentu.
d.      Sekertaris yang kosentrasi dalam bidang Akuntansi
Yaitu sekertaris yang membantu akuntan. Pada umumnya sekertaris jenis ini bukanlah seorang akntan tetapi ia melaksanakan tugas-tugas kesekertarisan untuk membantu pimpinannya di bidang akuntan. Swangat baik apabila ia menguasai pengetahuan dasar-dasar akuntansi, untuk memudahkan ia bekerja sama dengan pimpian ataupun keperluan korespondensi.

C.      Fungsi Sekertaris

Sekertaris dibutuhkan oleh pimpian untuk membantu meringankan tugas-tugas dan beban pimpinan, terutama dalam tugas-tugas yang bersifat rutin dan operasioanl, sehingga pimpinan dapat berkosentrsi dan mengurus tugas-tugs manajerialnya. Pada dasarnya fungsi sekertaris adalah :

·      Membantu meringankan tugas-tugas pimpinanya
·      Menangai informasi untuk pimpian
·      Menjadi jembatan penghubung

Untuk itu seorang pimpian sangat membutuhkan sekertaris yang tidak hanya mampu menangani tugas-tugas rutin seperti menelfon atau menegtik, tetapi lebih dari itu, sekertaris harus mampu diajak berfikir logid dan pandai berkomunikas. Sekertaris yang kompeten tertentu akan berpengaruh terhadapat prestasi kerja pimpinannya.
Fungsi membantu meringankan tugas pimpian berarti sedapat mungki  sekertaris harus mengambil alih tugas-tugas yang bersifat detail dari pimpinan, sehingga pimpian tidak perlu memikirkan hal-hal kecil yang telah didelegasikan kepda sekertaris. Begitu pula keputusan-keputusan yang dibuat oleh pimpian sebagian besar harus ditindak lanjuti oleh sekertaris. Ada bagian dari keputusan pimpinan harus di komunikasikan oleh sekertaris kepda pejabat lain yang relevan untuk diselesaikan, ada pula yang harus diselesaikan oleh sekertaris sampaituntas.
Fungsi menangai informasi untuk pimpinan berarti semua keputusan yang diambil oleh pimpinan banyak tergantung kepada ketangkasan sekertaris dalam mengumpulkan, menyeleksi, mengolah dan menyampaikan informasi.
Fungsi sebagai jembatan penghubung berarti sekertaris harus membina dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak yang terkait dalam hubungan kerjasama dengan pimpinannya.
Ketiga fungsi sekertaris tersebut, apabila dikaji lebih jauh maka sekertaris diharapkan:
·      Mampu mengikuti deraplangkah yang posiitif dari pimpinan
·      Mampu menetralisir kekurangan dan kelemahan pimpinannya




Sekertaris juga berfungsi mengupayakan dalam setiap langkah baik menjalankan fungsi maupun dalam hubungan sosial, misalnya :

·      Sekertaris harus mengingatkan pimpiananya apabila pimpinannya ada janji dengan mitra kerjanya, dengan tujuan menjaga reputasi pimpinannya
·      Sekertaris mengungatkan pimpinan untuk mengucapakan mengirimkan selamat ataupun ucapan duka cita kepada yang memerlukan dalam rangka membina hubungan baik dengan rekan-rakan maupun dengan mitra kerja pimpinanya
Fungsi sekertaris dalam menangai informasi adalah membantu pimpian agar berhasil mencapai tujuan organisasi dengan cara memberikan informasi yang dibutuhkan pimpian serta membantu pimpian dalam melaksanakan tugas manajerialnya berdasarkan informasi yang diteriamnya, yang kemudian sekertaris melaksanakan tindak lamjut dari keputusan yang telah dibuat pimpinannya. Adapun informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang baik harus mememnuhi syarat : lengkap, relevan, mitahir dan benar. Untuk itu sekertaris harus bertindak sebagai mata dan telinga pimpinannya. Maka sekertaris harus senantiasa menyampaikan informasi yang sedang hangat yang relevan dengan tugas perusahaan. Untuk tugas seperti inilah maka sekertaris harus senantiasa membaca surat kabar, majalah, radioa atau televisi, termasuk juga membuat kliping artikel atau informasi dari media cetak untuk disajikan kepadpimpinan.
       Sekertaris juga harus menetapkan prioaritas kerja, seperti tugas yang mendesak harus didahulukan, tugas yang bagaimana harus ditunda dahulu/ baisakan diri menganalisa pekerjaan. Biasa ada berbagai tugas penting, maka skertaris harus pandai menysun prioritasnya.
       Sekertaris harus tampil rapi dan meyakinkan. Mengingat ia kan bertemu dengan setiap orang yang ingin berhubungan dengan pimpinannya. Para tamu akan memperoleh kesan terhadap reputasi pimpinanya melalui penampilan, sikap dan tutur kata sekertarisnya. Sehingga sedapat mungkin sekertaris melatih diri tangakas, taktis dan ramah, sekaligus tugas melayani tamu.
D.      Sekertaris Dan Kantor
Istilah kantor tidak ada sangkut pautnya dengan besar atau kecilnya suatu usaha perusahaan atau kecilnya suatu usaha perusahaan atau organisasi. Kantor adalah tempat diselnggarakannya proses penangan informasi mulai dari menerima, menyortir, mengklasifikasikan, mencatat, memproses, menterjemahkan, menyakurkan sampai melindungi dan mengamankannya.
Fungsi kantor adalah memberikan pelayanan terhadap suatu unit usaha ataupun terhadap organisasi atau perusahaan secara keseluruhan. Pelayanan di dalam kantor adalah menyelesaikan fungsi-fungsi berikut :
·           Mengumpulkan informasi
Kantor menjadi pusat mengalirnya informasi dari berbagai macam sumber melalui berbagai macam media komunikasi
·           Menyortir dan mengklasifikasikan informasi
Informasi yang masuk harus disortir dan dipilah-pilah untuk mengetahui mana yang berharga dan mana yang tidak atau kurang berguna.
·           Pencatatan informasi
·           Memproses dan menterjemahkan informasi
Informasi yang rumit berupa statistic, input computer, sebaiknya ditranfer menjadi bentuk yang lebih mudah dipahami.
·           Menyalurkan informasi
Menyampaikan informasi yang akurat kepada pihak-[ihak yang memerlukannya melalui media komunikasi yang tepat.
·           Melindungi dan mengamankan
Demi kelangsungan hidup perusahaan atau organisasi, maka perlu menyimpan melindungi dan mengamankan semua dokumen penting, baik dari kejahatan maupun dari api.

E.       Ruang Lingkup Tugas Sekertaris

Tugas seorang sekertaris sangat kompleks, dalam pengertian bahwa volume kerja cenderung tinggi dan sangat beraneka ragam, sehingga sekertaris dituntut untuk esit, tangkas, kerja keras, tegar dalam menghadapi rintangan dan mampu bersikap dewasa. Adapun tugas-tugas sekertaris pada dasarnya dikelompokan menjadi :
1.         Melaksanakan tugas-tugas rutin

Yaitu tugas umum yang hampir setiap hari dihadapi, dilaksanakan tanpa perlu menunggu perintah khusus dari pimpian atau tanpa menunggu waktu sudah harus diselsaikan, sesuai job deskriptionnya.

·           Membuka surat masuk pimpinan
·           Menyusun atau membuatkan surat untuk kepentingan pimpinanya (korespondensi)
·           Menerima tamu dan bertanu mewakili pimpinannya
·           Menerima telpon dan menelpon
·           Mngerjakan filling (berkas)
·           Mengatur jadwal kegiatan (agenda) pimpinanmenjaga kebersihan dan kerapian kantor untuk menciptakan kenyaman kerja
·           Menyipakan pembuatan laporan
·           Mengelola kas kecil (petty cash)

2.         Melaksanakan tugas-tugas incidental berdasarkan intruksi
Yaitu tugas yang tidak dapat setiap hari dihadapi oleh sekertaris, hanya akan dilaksanakan apabila ada intruksi khusus dari pimpinan. Pemberian tugas khusus biasanya berdassarkan unsur kepercayaan pimpinan kepada sekertarisnya bahwa dianggap mampu dan bisa diandalkan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu. Adapun kegiatan yang termasuk tugas melaksanakn intruksi, antara lain :
·           Mempersiapkan rapat (mulai dari menyusun daftar orang yang akan diundang memperkuat surat undangan, mengatur ruangan rapat serta menyediakan segala bahan yang dibutuhkan untuk rapat tersebut)
·           Mengatur makan siang atau makan malam pimpinan dengan relasinya
·           Menysun makalah, pidato untuk pimpinan
·           Mengurus masalah dengan bank
·           Mendatangi perusahaan lain atau meyampaikan informasi
·           Mengurus perjalanan lain atau menyampaikan informasi’mengurus perjalanan dinas pimpinan (mulai dar pemesanan tiket, booking hotel. Menyusn agaenda perjalanan pimpinan sampai pada catatan pengeluran biaya perjalanan dinas)
·           Menyusun surat-surat yang bersifat rahasia

3.         Melaksanakan tugas-tugas kreatif

Yaitu tugas yang tidak termasuk rutin, tetapi atas inisiatif sendiri tanpa diminta atau tanpa fiperntahkan oleh pimpinan, namun wajib dilaksanakan dengan baik oleh sekertaris. Pada prinsipnya sekertaris harus dapat mencari sendiri apa yang perlu dikerjakan adalkan menguntungkan perusahaan secara umum dan pimpinannya secara khusus.

·           Mengirimkan bunga atau surat ucapan selamat kepada pimpinan yang memperoleh promosi jabatan
·           Membuat kliping iklan atau artikel yang dibutuhkan perusahaan
·           Membuat perencanaan kerja
·           Mengumpulkan brosure, price list dari berbagai macam pameran yang berguna untuk perusahaan
·           Membuat perencanaan kerja
·           Mempelajari organisasi, peraturan kerja, product kmowledge, budaya perusahaan
·           Mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai macam pelatihan, lokarya, seminar ataupun kursus-kursus maupun pendidikan yang menunjang pekerjaan.

F.        Keuntungan Bekerja Sebagai Sekertaris

Posisi sekertaris sebagai pembantu pimpian ternyata memberikan banyak manfaat untuk sekertaris. Ia dapat belajar banyak dari pimpinannya tentang gaya kepemimpinan, gaya manajemen, cara mengelola bisnisdan berbagai hal lain. Hal ini sangat menguntungkan sekertaris yang mau maju dan berkembang. Beberapa keuntungan menjadi sekertaris :
·           Keanekaragaman tugas

Pekerjaan sekertaris sangat bervariasi, seperti mengetik, menyiapkan laporan atau mengorganisir suatu event penting sampai menjadi “duta” bagi organisasi atau perusahaannya. Karena demikaian banyaknya ragam pekerjaannya membuat pekerjaan sekertaris tidak membosankan.
·           Penghasilan memadai

Umumnya sekertaris mendapatkan gaji yang cukup menarik dibandingkan dengan profesi

·           Promosi

Posisi sekertaris tidak pernah berakhir. Banyak sekertaris andal yang  bisa meraih posisi menjadi manager, semua ini berkat kedekatan tugas sekertaris dengn pimpinannya sehingga ia dapt menimba ilmu dan pengalaman dari pimpinananya. Pimpinan yang mengetahui ketangkasan sekertarisnya tentu akan mendelagasikan wewenang untuk melaksanakan tugas-tugas bersifat manajerial kepada sekertarisnya, dengan catatan sekertaris mampu melaksanakannya. Seringkali sekertaris bertindak sebagai supervisior dan mengatur pekerjaan orang lain.
·           Pentingnya peranana sekertaris

Sekertaris turut memberi andil bagi keberhasilan tugas pimpinan dan organisasi secara keseluruhan sehingga akan mendapatkan kepuasan dalam bekerja.

1.       Kesimpulan

Pada era global sekarang ini, batas antar Negara menajadi buram, seolah semuanya sudah saling menyatu, saling tergantung dan saling mempengaruhi. Mengahadapi situasi ini, negara-negara berkembang termasuk Indonesia akan berhadapan langsung dengan negara-negara maju yang memang unggul dalam berbagai aspek seperti aspek sumber daya manusia, aspek modal dan aspek teknelogi. Sedangkan kondisi para pelaku bisnis di Indonesia adalah mengahadapi berbagai tantangan dan berada dalam lingkungan yang serba bersaing. Kondisi yang demikian membuat para pimpinan perusahaan membutuhkan jasa sekertaris yang lebih profesional, dengan tingkat kompetensi berstandar internasional, dalam rangka bersaing dengan tenaga-tenaga sekertaris yang didatangkan dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Pendek kata, sekertaris Indonesia harus mempersipan diri dengan memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang sekertaris yang senantiasa mendampingi pimpinannnya, karena ia bukan hanya bersaing dengan sekertaris Indonesia, tetapi juga bersaing dengan sekertaris dari Negara-negara asal investor.
2.       Saran

Untuk itulah sekertaris perlu mengembangkan diri melalui peningkatan kompetensinya sehingga benar-benar mampu dan berkualitas tinggi dalam membantu pimpinannya. Sebaiknya sekertaris melengkapi diri dengan berbagai pengetahuan dan ktrampilan diluar tugas-tugas operasional kesekertarisan, yaitu :

·           Ktrampilan komunikasi
·           Kemampuan mencari, menginterpresentasikan dan memanfaatkan informasi
·           Mampu berpikir, mengidentifikasikan masalah dan mencari solusinya
·           Mampu bekerjasama dalam kelompok
·           Memiliki human relation skils
·           Mempunyai komitmen pada tugas
·           Bertanggung jawab
·           Percaya diri
·           Senantiasa bersemangat mengembangkan diri

DAFTAR PUSTAKA

Atmosudirjo, S. Prajudi  (1982). Kesekertarisan dan Administrasi Perkantora. Jakarata : Penerbit Ghalia Indonesia

Ernawati, Ursula (2004). Pedoman Lengkap Kesekertarisan. Yogyakarta : Penerbit Graha ilmu.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar